• Sandiwara Langit

    Penulis : Abu Umar Basyier Harga Rpl 30.000,- Harga Bayt Aisyah Rp. 27.000 Kisah seorang anak manusia bernama Rizqaan. Pemuda shalih yang ingin segera menikah karena merasa sudah tidak mampu lagi untuk menjaga gejolak syahwatnya yang sudah begitu menggelora. Pernikahan adalah langkah terakhir yang ia pilih setelah beragam cara seperti puasa Dawud (puasa sehari dan berbuka sehari) sudah tidak mampu lagi menolongnya untuk meredam gejolak tersebut. Calon istri sudah ia dapatkan. Seorang pemudi sholihah bernama Halimah. Akan tetapi....

  • KAFTAN RATU

    Lihat model lainnya

  • Langit Mekah Berkabut Merah

    Pengarang : Geidurrahman Il-Mishry Ukuran : 13 x 20, 350 halaman Harga SC : Rp 59,900 Deskripsi: Ayahnya seorang kiyai desa, meninggal, akibat menjadi korban salah sasaran warga, di tengah malam gelap gulita. Sejak saat itu ia putus mondok dari sebuah Pesantren. Hari-harinya yang biasa ia isi dengan mengaji berganti dengan tumpukan baju dan bumbu. Ia bekerja pada tetangganya sebagai buruh cuci, juru masak dan semacamnya. Sampai akhirnya seorang calo PJTKI merayu berpuluh-puluh kali agar ia mau menjadi...

Blogger Tips

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), maka kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain dan hanya kepada Rabb engkau lah hendaknya kamu berharap.” (QS Al Insyirah [94]: 5-8)
Tampilkan postingan dengan label Keluarga Sakinah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keluarga Sakinah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Februari 2011


Hidup Rukun Dengan Ibu Mertua
Penerbir AQWAM
Penulis: Muhammad Al-Qadhi 
Ukuran: 20.0 x 14.0 cm ; 152 hal 
Harga: Rp 22.000,00 

Sudah menjadi rahasia umum hubungan menantu wanita dengan ibu mertuanya seringkali tidak harmonis. Terlebih bagi mereka yang tinggal satu atap. Mertua menganggap menantunya tidak becus mengurus rumah tangga; sementara menantu, merasa mertuanya terlalu ikut campur urusan keluarganya.

Masalah klasik ini semestinya tak perlu terjadi bila keduanya dapat berkomunikasi dengan baik, dan pandai menempatkan diri dengan bijak. Di mana menantu, mertua adalah orang tua suami tercinta—yang juga wajib dihormati layaknya orang tua sendiri; sementara bagi mertua, menantu adalah kekasih hati sang anak—yang wajib disayang layaknya anak sendiri.

Selain memotret hubungan menantu-mertua, buku ini menawarkan segudang tips dan trik agar komunikasi kedua belah pihak berjalan harmonis. Bagi Anda yang tidak mempunyai masalah hubungan dengan mertua, buku ini akan menambah rasa sayang terhadap mereka. Tak lupa, hubungan dengan saudara ipar—yang seringkali bermasalah—juga disorot penulis. Jadi, jangan kaget bila selepas membaca buku ini, Anda dinobatkan sebagai menantu teladan di mata keluarga pasangan Anda!

Mencapai Pernikahan Barakah
Penulis: Mohammad Fauzil Adhim
Penerbit: Mitra Pustaka
Harga : Rp 30000

Ada yang mesti kita persiapkan
hati yang menerima, jiwa yang rela,
dan keikhlasan untuk berjuang bersama-sama.
Siapkah engkau?

Ketika akad nikah diucapkan, maka halallah apa yang sebelumnya haram; sucilah apa yang sebelumnya kotor; dan Allah meletakkan amanah di dalamnya, selain pahala atas setiap kenikmatan yang direguk pasangan suami-istri.

Ada keutamaan yang dapat kita usahakan saat ijab-qabul nikah. Sesudahnya, suami istri dapat melewatkan malam zafaf dengan memperhatikan beberapa petunjuk agar tercapai keindahan sempurna dan penuh barakah bagi keduanya.

Masih ada masalah penting. Tujuh hari pertama bersama istri, tinggal dimana setelah menikah, dan kapan sebaiknya anda berhias untuk suami tercinta? Bagaimana mencapai keselarasan suami istri juga dibahas dalam buku ini. Tetapi yang perlu diperhatikan keindahan bukan sekedar itu. Inilah yang dibahas pada bab-bab berikutnya.

Buku ini memberikan tuntunan praktis bagi suami-istri. Insya Allah berguna untuk anda yang sudah lama berumah-tangga dan terutama yang baru menikah. Tentu saja bagi anda yang sedang mempersiapkann diri, tidak terlarang untuk membaca buku ini. Khususnya yang sedang menanti detik-detik pernikahan.

Rabu, 22 Desember 2010

TRIK MENGHADAPI ANAK SEDIH

Saat anak mengalami suatu kegagalan entah itu karena kalah dalam bertanding, nilai mata pelajaran yang turun atau tidak menjadi juara kelas lagi, pasti anak akan merasa putus asa, tidak bersemangat dan juga sedih.

Dukungan dan motivasi dari orang tua sangat berperan besar dalam meningkatkan kembali semangat sang anak, atau bangkit dari keterpurukannya. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk dapat mengembalikan kembali senyum di wajah sang anak, seperti dikutip dari Babycenter, Jumat (21/8/2009):

Berilah pujian
Ketika seorang anak tidak bisa berhenti menangis, cobalah untuk memberinya pujian. Cara ini akan bisa memberinya ketenangan, lalu berikan tisu padanya dan menyuruhnya menarik napas dalam-dalam sambil memberikan pelukan hangat. Maka, anak akan bisa tersenyum kembali dan mengembalikan semangatnya.

Cobalah untuk mengajaknya mencuci mobil bersama
Ketika anak dilanda kepanikan, ajaklah untuk mencuci mobil bersama-sama untuk menghilangkan panik. Dengan mencuci mobil bisa menghilangkan panik dengan sambil bermain air dan membuatnya tertawa.

Bermain bersama sang anak
Saat anak merasa frustasi atau mudah mengeluh, yang dibutuhkannya adalah bermain-main di sekitar halaman rumah selama beberapa menit. Dengan menemaninya melakukan aktivitas tersebut maka anak tidak akan merasa sendiri, sesibuk apapun orang tua sempatkanlah untuk bermain-main dengan anak. Karena dengan begitu bisa mengembalikan semangat sang anak.

Berhenti dan dengarkan
Beberapa anak saat merasa sedih yang dibutuhkannya hanya orang yang bisa mendengarkan keluhannya. Cobalah tanyakan apa masalahnya dan mendengarkan sampai anak selesai mengeluarkan semua keluhannya dan jangan terburu-buru mengambil keputusan. Jika anak belum siap untuk bercerita, ajaklah bermain hingga suasana hatinya senang dan pastikan orang tua selalu ada untuknya.

Buatlah makanan kesukaan bersama-sama
Membuat makanan kesukaan bagi anak secara bersama-sama akan bisa membangkitkan kembali semangat sang anak, orang tua dan anak bisa membuat makanan sambil bercanda bersama dengan menggunakan bahan-bahan yang ada. Dengan begitu anak akan melupakan kesedihan atau perasaan putus asanya.

Berilah udara segar
Ajaklah anak pergi keluar rumah dan biarkan anak duduk di dekat jendela, ketika diperjalanan bukakanlah kaca jendela dan biarkan anak melihat suasana di luar serta merasakan udara yang segar.

Jadi, tetaplah memberikan semangat kepada anak saat mengalami kesedihan, putus asa, tidak bersemangat ataupun perasaan yang membuatnya merasa tidak nyaman.